Fahri Hamzah Minta Maaf


Assalamualaikum wr. wb.

Selamat mengikuti babak akhir dari Ramadhan kita yang mulia. Semoga ALLAH memberkahi kita dengan pembebasan dari neraka dan lailatul qodar yang lebih baik dari 1000 bulan serta menjadi bekal kita dalam hari-hari ke depan yang tidak akan selalu mudah.

Secara khusus saya mohon maaf karena sering jadi bahan berita dan perdebatan antum semua, semoga ini kita sadari sebagai dinamika zaman yang sedang kita lalui bersama. Setiap kita adalah aktor sejarah dan setiap kita kelak di akhirat bertanggungjawab di depan Allah SWT tentang seluruh tindakan kita di dunia fana ini, sendiri tanpa siapa pun. Maka marilah kita membuat pilihan yang akan sanggup kita pertanggungjawabkan di hadapan pengadilan Allah SWT kelak.

Saya menganggap KAMMI DAN ALUMNI NYA adalah darah segar dalam tubuh dakwah dan dalam tubuh ummat sekaligus. Seperti pesan iman syahid Hasan Al Banna. Tugas kita adalah memastikan dinamika positif yang akan mengakomodasi serial potensi dan mengakumulasikannya sebagai kekuatan sejarah ummat dan bangsa kita. Kita lah yang ditakdirkan untuk menghidupkan jiwa-jiwa kosong dan tertidur dengan risalah kebangkitan.

Ikhwan dan akhwat sekalian,
Tidak cukup kita memiliki risalah dan narasi kebangkitan. Tapi kita wajib bersatu memeta jalan dan memperkuat kapasitas dalam sekian banyak kemampuan yang belum kita miliki; ketokohan, sumberdaya, pengetahuan, kendali atas teknologi dan yang lainnya yang masih menjadi milik orang lain.

Waktu kita tidak banyak, tetapi kita punya Allah dan RasulNya yang memberi kita cahaya dan tenaga untuk terus melangkah dalam ukhuwah dan persaudaraan abadi.

Marilah kita mengeja wirid Rabitah kita dengan tenaga Ramadan ini semoga Allah memberikan kita segenap cintaNya agar kita tetap berpelukan dan bersatu meski dengan sekian perbedaan yang mustahil tiada. Karena ukhuwah tidak lahir dari persamaan tapi justru dalam kesadaran bahwa kita memiliki sejumlah perbedaan.

Majulah terus ikhwan dan akhwat mudaku, Allah dan RasulNya tidak akan merubah janjinya sedikitpun bahwa Surga di hadapan adalah diperuntukkan bagi mereka yang berjihad dalam cinta dan ketaatan padaNya dan dalam ukhuwah bersama dakwah dan bangsanya.

Ya Allah,
Kuatkanlah ikatan kami,
Suburkankahlah cinta di antara kami,
Sinarilah kami dengan terang-Mu dan Hidupkanlah kami dalam tawakal dan ma'rifah kepadaMu lalu wafatkanlah kami sebagai syuhada di sisiMu.

Amin ya Robb Al Alamin,

Akhukum Fillah,

Fahri Hamzah

___
*Terkhusus ditujukan untuk Aktivis dan Alumni KAMMI
(Sumber: Fb Alumni KAMMI)