Letjen (Purn) Suryo Prabowo: Jangan Sampai Indonesia Seperti Aborigin, Pribumi Tersingkirkan!


Mantan Kasum TNI, Letjen (Purn) Suryo Prabowo, mengingatkan bangsa Indonesia jangan sampai seperti Amerika dan Australia dimana pribumi/penduduk asli "punah", terpinggirkan, dan hanya jadi objek tontonan.

Keprihatinan Perwira TNI AD korps Zeni ini melihat kondisi ibukota Indonesia, DKI Jakarta, dimana "pribumi" terpinggirkan oleh kesewenang-wenangan penguasa yang bukan pribumi asli.

Berikut pernyataan Letjen (Purn) Suryo Prabowo yang disampaikan di akun facebooknya, Minggu (26/6/2016):

Ketika saya gunakan istilah PRIBUMI,
Saya dibilang RASIS...!

Saya dibilang tidak ber Bhinneka Tunggal Ika, karena membedakan antara etnis pendatang dengan penduduk asli. Padahal saya hanya ingin, agar Pribumi Indonesia kelak tidak menjadi seperti Indian (Pribumi Amerika), atau Aborigin (Pribumi Australia) yang sekarang ini telah terpinggirkan dipedalaman, dan dijadikan sebagai obyek turis outdoor.

Salahkah bila saya berpihak pada Pribumi ?!?
Bila dari Provinsi Aceh sd Papua "HARUS" dipimpin pribumi.
Mengapa DKI Jakarta tidak ?

Teman-temanku pada ngertikan..... bedanya NASIONALIS dengan rasis ?

Yang pasti ..... paham nasionalis Indonesia BEDA, dengan Amerika dan Australia, karena yang mendefinisikan nasionalisme mereka adalah para etnis pendatang dikedua negara tersebut.

(Suryo Prabowo)