Usai Perayaan Nyepi, Ida Ayu Made Padmawati Masuk Islam dan Berjilbab






Sabtu pekan lalu, 21 Maret 2015 umat Hindu memperingati Hari Raya Nyepi. Dan pekan ini, Alhamdulillah Ida Ayu Made Padmawati menyatakan masuk Islam. Hal ini seperti disampaikan Hanny Kristianto, mantan penginjil yang sekarang jadi da'i dan pengurus Mualaf Center Indonesia.



Berikut penuturan Hanny Kristianto yang disampaikan di laman facebooknya, Jumat (27/3/2015).



***



Alhamdulillah telah bersyahadat Ida Ayu Made Padmawati, kita doakan saudari kita yang baru ini senantiasa qonaah dan dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam kewajibannya menjalankan ibadah beragama Islam.



Banyak orang yang menyangka mereka selamat tanpa ber Islam (kemudian ber Iman dan ber Ihsan) karena mengira dengan banyak berbuat kebaikan sewaktu di dunia sehingga mereka mengira bisa berharap akan memperoleh surga di akhirat setelah mereka mati. Ketika diserukan dan diajak agar beriman kepada Allah Ta’aala dan hari akhir mereka mentertawakan dan mendustakan Allah.



Padahal justru ketika di akhirat itulah mereka baru sadar betapa celakanya mereka. Dan mereka baru sadar bahwa diri mereka sewaktu di dunia berada dalam kesesatan dan kekeliruan mereka



Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (QS. As-Sajdah : 12)



Katakanlah, “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. (QS. Al-Kahfi: 105)



“Barangsiapa yang kafir terhadap keimanan, maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi.” (QS. Al-Maaidah : 5)



“Katakanlah kepada orang-orang kafir itu, (Abu Sufyan dan kawan-kawannya) ‘Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu; dan jika mereka kembali lagi (memerangi Nabi), sungguh akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah terhadap) orang-orang terdahulu (dibinasakan).” [QS. Al-Anfaal: 38]



“Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Rabb-nya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka, celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” [QS. Az-Zumar: 22]



Mari mengenal Islam Rahmatan Lil'Alamin dengan tulus dan jujur, hubungi: http://ift.tt/1DXcxrk



(Sumber: http://ift.tt/1NkpzUd)