YANG PENTING AHOK TUMBANG! TITIK!


Mantan wartawan Nanik Sudaryati mengungkapkan alasan kenapa kita harus tumbangkan Ahok. Bukan urusan Cina atau Kafir, tapi konglomerat bejat dibelakang Ahok.

Berikut disampaikan 'orang dekat' Prabowo ini di akun facebooknya, pagi ini, Sabtu (10/9/2016):

"PILKADA DKI. Mohon maaf kalau ada yg taya lewat inbox atau WA, dan nanya -nanya ini pasangan siapa, atau itu siapa, ini siapa dll, maka jawaban saya. SAYA TDK TAU DAN TDK ADA URUSAN!

Buat saya siapapun yg penting bisa mengalahkan AHOK. Mengapa? Ini nggak ada urusannya dengan kafir atau karena dia China, kalau soal China, kalau yg maju anaknya Kwik Kian Gie, Inghie pasti sy dukung abis (pokoknya yg nasionalis, jangan yg pura -pura nasionalis, soalnya ada China yg dukung Owi tapi anti Ahok, cuman karena persainagn antar China)!

Alasan sy ikut menjadi orang yg anti AHOK karena dia TERLALU MEMELIHARA KONGLOMERAT.

Saya membenci Konglomerat bukan tanpa alasan, sy tau persis yg membuat hancur negara ini, termasuk demokrasi nggak jalan, rakyat miskin makin merajalela, yaitu BANDIT KONGLOMERAT.

Saya ngomong gak sembarang ngomong, nggak sombong sy dulu sedikit wartawan yg punya spesialisasi meliput konglomerat.

Jadi omong kosong dengan nasionalisme ada dalam diri kongloemerat, yg ada setiap hari otaknya bagaimana ngakali aturan dengan: menyogok pejabat, membiayai partai atau berpatner dengan anak-anak pejabat GOBLOK yg memanfaatkan jabatan orangtuanya.

Saya akui masih ada konglomerat yg punya nasionalisme, bahkan anak-anaknya menikah dengan pribumi (melayu), tapi itu jumlahnya gak sampai 5 orang.

Selebihnya semua bandit duit nggak ditaruh di Indonesia, mati juga nggak di Indonesia, Kewarganegaraan juga nggak jelas. Aslinya lagunya atau gayanya ya kayak Ahok semua. Merasa bisa beli hukum, beli kekuasan, beli DPR/DPRD, beli pejabat.

Clear ya, jadi jangan tanya saya soal Pilkada, pokoknya siapa saja yg penting bisa mengalahkan Ahok, dan libas konglomerat yg di DKI ini membuat orang yg sudah miskin jadi BAMBUNG!"

Sumber: fb

***

*Keterangan gambar atas: PDIP pernah membongkar konglomerat di belajang Ahok. Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengungkapkan bahwa kandidat calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dibiayai sejumlah pengusaha kaya raya untuk penggalangan dukungannya di Pilgub DKI 2017 mendatang. (TeropongSenayan)

Kalau PDIP akhirnya dukung Ahok, maka terbukti memang konglomerat di belakang Ahok hebat bisa taklukan PDIP, yang katanya partai wong cilik.