Efek Mubahalah, Jubir ISIS Abu Muhammad Al-Adnani Tewas di Aleppo


[portalpiyungan.com] ALEPPO - Juru bicara ISIS Abu Muhammad al-Adnani dikabarkan tewas terbunuh di Aleppo, Selasa, 30 Agustus 2016. Berita ini pertama kali disampaikan oleh media afiliasi ISIS, Amaq News Agency.

"Shaykh Abu Muhammad al-Adnani, the spokesman of the Islamic State (ISIS), was martyred while surveying the operations to repel the military campaigns against Aleppo," bunyi Breaking News dari Amaq News Agency (30/8/2016)

Adnani dideskripsikan sebagai pemimpin paling senior ke dua di ISIS karena salah satu tokoh yang telah mengabdi pada kelompok militan tersebut. Adnani dikenal sebagai suaranya ISIS selama beberapa tahun dan kerap merilis file video dan audio secara online untuk mengajak pengikutnya melancarkan serangan.

Menurut Muhammad Jibriel Abdul Rahman, kematian tokoh ISIS ini merupakan efek dari Mubahalah yang pernah diucapkan Abu Muhammad al-Adnani.

Pada Jumadil Akhir 1435 H, Jubir ISIS Abu Muhammad al-Adnani kembali menekankan mubahalah berbentuk doa di dalam akhir pidatonya. Dia berkata:

“Ya Allah, jikalau Daulah (ISIS) ini adalah Daulah Khawarij, maka musnahkanlah eksistensinya, matikanlah para pemimpinnya, jatuhkanlah panjinya, dan tunjukilah para tentaranya kepada kebenaran.

Ya Allah, jika Daulah ini adalah Daulah Islam, yang berhukum dengan kitab-Mu dan sunnah Nabi-Mu, berjihad melawan musuh-musuh- Mu, maka teguhkanlah ia, jayakanlah ia, tolonglah ia, dan berilah kekuasaan di bumi (tamkin), dan jadikanlah ia Kekhilafahan Di Atas Manhaj Kenabian. Maka katakanlah ‘aamiin’ wahai kaum muslimin.

Ya Allah, hancurkanlah seluruh manusia yang ingin memecah belah barisan para mujahidin, menceraiberaikan kesatuan kaum muslimin, membuat senang kaum kafirin, membuat murka kaum mukminin, dan mengakhirkan jihad bertahun-tahun.

Ya Allah bongkarlah rahasianya, tampakkanlah niat buruknya, dan turunkanlah kepadanya kemurkaan-Mu dan Laknat-Mu, serta perlihatkanlah kepada kami keajaiban Qudrah-Mu.

Katakanlah wahai kaum muslimin: “Amiin”."


Akhirnya, Allah kabulkan doanya, dan sekarang terbukti hancur. Alhamdulillah..

Begitu banyak darah kaum muslimin yang ia tumpahkan, kini ia berhadapan dengan Hakim Yang Maha Agung untuk mempertanggungjawabkannya.