Seorang Muslim Penjaga Toko di Skotlandia Tewas Dibunuh Usai Unggah Pesan Paskah


Seorang penjaga toko di Glasgow Skotlandia yang merupakan seorang muslim taat dibunuh secara sadis di jalan setelah mengunggah status Facebook terkait hari Paskah, Jumat (25/3) kemarin.

Ia menulis, "Jumat yang indah dan selamat hari Paskah khususnya untuk kaum kristiani yang saya sayangi. Mari kita meneladani Nabi Isa AS. Mari kita raih keberhasilan di dunia dan akhirat."

Asad Shah (40) tewas akibat tikaman dan disertai hantaman di kepala yang menimbulkan luka yang parah. Petugas medis berusaha menyelematkannya namun nyawanya tetap tidak tertolong.

Petugas polisi Skotlandia yang berhasil menahan pelaku pembunuhan mengatakan mereka meyakini bahwa pembunuhan tersebut bermotif agama.

Seorang saksi mata berujar bahwa ia melihat dua orang laki-laki mendatangi Shah. "Satu orang menghantam kepala Shah dengan kaki. Begitu banyak darah yang tercecer di jalan."

Karangan bunga diletakkan di sekitar toko tempat Shah bekerja sebagai tanda berduka cita. Kantor agen berita dan toko yang berada di lokasi Shah tewas di Shawlands, Glasgow juga menutup tempat bekerja mereka sebagai tanda simpati. (Monika Novianti/independent.co.uk)