Buya Yahya: Memilih Pemimpin Non-Muslim Haram, Mengajaknya Lebih Haram Lagi


Dalam sebuah majelis yang dipimpin ulama asal Cirebon Buya Yahya, ada seorang jamaah bertanya tentang bagaimana menyikapi seorang pemimpin organisasi Islam yang mempromosikan pemimpin non muslim kepada kaum muslimin, terlebih hal tersebut dilakukan kepada komunitas pesantren.

Menjawab pertanyaan tersebut, Buya Yahya mengatakan bahwa di dalam syariat Islam memilih pemimpin non muslim itu dilarang. "Memilih pemimpin non muslim di dalam Islam adalah haram. Menjerumuskan orang itu lebih haram lagi. Memilih saja sudah haram apalagi membawa dan mengajari orang untuk memilih yang haram," tegas pengasuh Lembaga Pendidikan Dakwah (LPD) Al Bahjah Cirebon itu.

Menurutnya, aturan dalam masalah ini sudah tidak bisa ditawar lagi. "Jangan main-main soal urusan kepemimpinan ini," jelasnya.

Terkait perbandingan antara pemimpin kafir yang adil dengan pemimpin muslim yang tidak adil yang dipropagandakan saat ini, Buya mengatakan bahwa itu adalah fitnah.

"Itu tawaran dan omongan fitnah, orang Nasrani dan Yahudi pun tidak terima dengan tawaran itu. Coba di kalangan Nasrani, di Roma misalnya, kita tawarkan pemimpin Nasrani yang zalim dibanding pemimpin Muslim yang adil, mereka pasti tidak akan terima, karena mereka cerdas, hanya kita ini kadang-kadang biarpun katanya profesor tapi tidak cerdas," tandasnya.

(Kristiawan Saputra)