Fahri Hamzah, Sang Singa itu kini berjalan sendirian...


Tak harus mempunyai banyak teman, untuk membuatmu memiliki pribadi yang dikenal

Singa itu berjalan sendirian
Sedangkan domba itu berjalan bergerombol

Kelingking-jari manis-jari tengah-jari telunjuk-saling berdampingan satu sama yang lainnya
Kecuali Ibu jari yang jauh dari mereka

Dan aku merasa Takjub saat telah mengetahui bahwa semua jari takkan bisa berbuat apa apa tanpa ibu jari yang jauh dari lainnya

Cobalah engkau menulis atau menutup kancing bajumu (tanpa adanya ibu jari)

Maka yakinlah bahwa suatu pelajaran itu diambil Bukanlah dengan Banyaknya Teman

Namun Sesungguhnya Pelajaran Tersebut adalah dengan Banyaknya Kecintaan Mereka serta Manfaat yang Mereka Berikan Untukmu Walaupun Mereka Jauh darimu

Membaca syair penuh hikmah di atas seolah mengingatkan tentang keberadaan sosok seorang Fahri Hamzah dan PKS.

Fahri Hamzah diibaratkan sang singa yang kini berjalan sendirian, siapa yang tidak mengenal sang singa parlemen dan kini sang singa harus berjalan sendirian.

Kita pun diberikan sebuah hikmah bagaimana ketika jari jari berdampingan sementara ibu jari berada jauh dari jari lainnya; seolah menegaskan makna kebersamaan dan persatuan.

Walaupun posisi ibu jari yang jauh dari jari lainnya; namun keberadaannya sangat dibutuhkan; bisakah kita menulis dan menutup kancing baju kita tanpa adanya ibu jari?

Kita diberikan pembelajaran bagaimana menghargai perbedaan, semua nya ada karena manfaat dan kecintaannya; namun yakinlah perbedaan itu harus menjadi kebersamaan dalam satu barisan seperti barisan jari tangan yang menyatu ketika menengadah ke atas memohon berkah dari yang Maha Kuasa.

Jangan biarkan sang singa itu sendirian, karena sang singa itu dibutuhkan untuk berada terdepan dari barisan domba domba yang hanya bisa bergerombol.

Karena yakinlah, barisan domba bergerombol dengan satu singa didepan bisa mengalahkan singa singa yang berkumpul satu barisan dengan dipimpin satu domba didepan.

Hanya satu, dibutuhkan satu singa untuk bisa memenangkan pertempuran; dan kembalikanlah sang singa itu masuk dalam barisan.

Karena sang singa itu ada bukan di bentuk dari penempaan yang instan; dia dibentuk dari perjuangan.

Perjuangan yang melahirkan jiwa jiwa pejuang, yang akan menjadi cerita kepahlawanan buat anak cucu kedepan.

Fahri Hamzah itu salah satu singa dalam barisan, jangan biarkan dia berjalan sendirian; karena berjuang itu harus dalam satu barisan.

Jangan Biarkan dia berjalan sendirian...

(Adityawarman @aditnamasaya)

*Sumber: LN