Luhut Panjaitan: Saya Dirugikan Sampul Majalah Tempo


Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan, memberikan klarifikasinya untuk membantah pemberitaan mingguan Tempo yang versi cetaknya beredar hari ini.

Tim investigasi majalah Tempo menemukan nama pensiunan jenderal itu dalam dokumen The Panama Papers yang merupakan bocoran dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca, sebuah kantor pengacara yang berbasis di Panama dan melayani jasa pembuatan perusahaan offshore di kawasan suaka pajak.

Nama Luhut tercantum sebagai Direktur Mayfair International Ltd. Perusahaan offshore ini didirikan pada 29 Juni 2006. Dalam dokumen Panama Papers, nama pemilik Mayfair adalah dua perusahaan: PT Persada Inti Energi dan PT Buana Inti Energi.

Dalam klarifikasi resminya, Luhut mengatakan sebetulnya substansi masalah yang ditulis majalah tersebut tidak terlalu luar biasa. Namun, dia tetap merasa dirugikan oleh desain sampul majalah tersebut.

"Saya merasa dirugikan dengan desain sampul majalah tersebut. Seolah-olah saya telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita, utamanya dalam merugikan negara," sesalnya.

"Saya ingin meluruskan beberapa hal, agar masyarakat dan media massa dapat memahami keadaan sesungguhnya secara lebih gamblang dan apa adanya," tegas Luhut.

Sumber: RMOL