Dikompori Orangtua Untuk Nikah Muda Bermodal Keyakinan "Rizqi itu dari Allah"


"A, sudah siap nikah?" Tanya Bapak pada saya.

Padahal usia saya waktu itu baru 18 tahun.

"Tapi pak, saya belum punya penghasilan tetap," jawab saya ragu.

"Rizqi itu dari Allah. Jangan takut! Kalau sudah siap, segera kasih tahu Bapak."

Deg. Leher serasa tercekat.

Saya belajar keyakinan dari Bapak saya.

Dua tahun setelah itu, saya menikah dan memboyong istri saya ke kontrakan sederhana, yang hanya berisi pakaian dan buku-buku saja.

Demikian cerita ustadz Abu Hazim Mochamadteguhazhar yang ditulis di status Facebooknya, Ahad (24/4).

Beliau yang sekarang sudah memiliki beberapa anak ini menceritakan sedikit pengalamannya memulai rumah tangga bukan bermaksud 'ngompori'.

"Saya tidak ngomporin, cuma ngebensinin," canda pengajar di pesantren ini.

"Sebenarnya banyak ustadz yang memaparkan ilmu berumahtangga setelah ia nikah muda. Sebagai contoh, Salim A. Fillah. Kalau mau dicari, banyak buku semisal itu," ujanrnya.