Amerika Keluarkan "Travel Warning" Ke Turki, Akan Ada Kudeta Jilid 2?


[portalpiyungan.com] Semalam saya menonton berita di tv, Amerika sudah memberikan travel warning untuk warganya yang berada di Turki karena kondisi Turki yang rawan.

Entah ini sebagai psywar bagi Turki atau bukan. Tapi biasanya istilah "travel warning" sering sekali bukan sekedar "peringatan" tapi "tekanan" agar negara tersebut tunduk pada keinginan Amerika.

Keterlibatan Amerika terhadap setiap kudeta kepada kaum islamis bukan menjadi rahasia lagi. Apa yang diberitakan media lokal Turki, Yeni Safak, tentang keterlibatan Amerika terhadap aksi kudeta yang gagal baru-baru ini, hanyalah menjadikannya semakin terang benderang.


(Baca: Jenderal AS Mantan Komandan NATO di Afghanistan Dibalik Upaya Kudeta Turki

Pengkhianatan orang dalam ditambah dukungan dari pihak luar, menjadikan pemerintah Turki saat ini berada dipuncak konspirasi pihak lawan untuk menjatuhkannya. Pengumuman negara dalam keadaan darurat (State of Emergency) yang diumumkan Presiden Erdogan menjadi bukti hal ini. Orang Turki tahu, pengumuman ini bukan sekedar pengumuman tapi juga sirine tanda bahaya bahwa bahaya masih mengancam Turki. Makanya mereka rakyat Turki tetap berjaga-jaga hingga kini, sejak kudeta hingga kini setiap hari rakyat Turki berkumpul di medyan-medyan (taman/alun-alun) bahkan mereka menginap disana untuk bersiap-siap kudeta susulan atau kondisi bahaya lain. 42 helikopter dan 12 kapal tempur dikabarkan hilang. Musuh dalam selimut masih ada. Pentolannya sendiri (Fethulleh Gulen) belum diekstradisi.

(Sera Ari, WNI yang sudah 13 tahun mukim di Turki melaporkan via fbnya: "Malam ke11 rakyat turki tetap rame kumpul di meydan termasuk di kotaku, ini ngga disiarkankan diindonesiakan makanya ngga pada tau)

Turki masih rawan untuk dikudeta lagi. Bukan untuk menakut-nakuti. Saya hanya meminjam ucapan Erdogan beberapa hari yang lalu. Tapi saya berdoa, semoga Allah menggagalkannya dan mengungkap semua kebusukan musuh dihadapan orang banyak. (Chandra HafizunAlim)

Link berita Travel Warning Amerika:

- Dari situs Kedubes AS Ankara: (July 26, 2016 ) Security Message: Turkey Travel Warning Update http://ift.tt/2a5ZOtp