Sinyal "Reshuffle" dari Kicauan Pramono Anung


[portalpiyungan.com] Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberikan sinyal akan terjadinya "Reshuffle" kabinet pemerintahan Jokowi-JK.

"Alhamdulillah bisa membantu menyelesaikan tugas yg tdk mudah. Semoga hasilnya baik dan membawa kebaikan bagi orang banyak #EsukHari," cuit ‏@pramonoanung, Rabu (27/7) dini hari pukul 00.02 WIB.

Presiden Joko Widodo dikabarkan akan mengumumkan perombakan kabinet jilid 2 hari ini, Rabu (27/7).

Aroma reshuffle kabinet sebenarnya sudah tercium sejak beberapa hari yang lalu.

Sinyal reshuffle mulai menguat saat Presiden Jokowi mulai memanggil menteri-menterinya ke Istana untuk dievaluasi. Pemanggilan terhadap menteri dilakukan bertahap, puncaknya adalah semalam saat beberapa menteri mendadak dipanggil.

Dalam dua pekan terakhir, sederet menteri dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana. Pemanggilan yang diisi dengan evaluasi kinerja itu menguatkan isu reshuffle kabinet yang berkembang akhir-akhir ini.

Seperti dilansir detikcom, pada Rabu pekan lalu (13/7/2016), tiga unit mobil menteri yakni bernopol RI 38, RI 39 dan RI 42 sudah terparkir di halaman belakang Istana Negara pagi-pagi. Diketahui, mobil RI 38 ditumpangi oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, RI 39 ditumpangi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan RI 42 ditumpangi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan. Sekitar pukul 09.40 WIB, Menko Perekonomian Darmin Nasution masuk ke kompleks Istana Kepresidenan.

Sehari berselang yaitu pada Kamis (14/7), Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) terlihat hadir di Kompleks Istana Kepresidenan. Selain Buwas, menyusul hadir Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Sutiyoso, Menteri Kesehatan Nila F Moelok, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Yohana Susana Yembise dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang juga dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan, mengaku ditanya perkembangan kinerja.

"Evaluasi bagaimana kementerian sekarang, Kementerian Koperasi dan UKM sebagai penyalur KUR, peningkatan kualitas koperasi. Seperti langkah-langkah kita itu diapresiasi sama Presiden. Jadi langkah rehabilitasi, reorientasi, dari kualitas ke kualitas, pengembangan koperasi," kata Puspayoga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Malam tadi, Selasa (26/7) setidaknya ada 7 menteri yang dipanggil menghadap ke Istana Merdeka. Ketujuh menteri itu langsung berhadapan dengan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla.

MenPAN RB Yuddy Chrisnandi menjadi menteri pertama yang terpantau wartawan mendatangi Istana. Yuddy nampak tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, Yuddy hanya sebentar menghadap presiden dan wapres, tak lebih dari 20 menit.

Sebelum Yuddy, ternyata sudah ada Menteri ESDM Sudirman Said yang dipanggil sekitar pukul 18.45 WIB. Namun, Sudirman tidak terpantau wartawan.

Mendikbud, Anies Baswedan juga telah dipanggil untuk menghadap Presiden. Anies dipanggil ke Istana sekitar pukul 18.00 WIB.

Pukul 19.29 WIB, giliran Mendag Thomas Trikasih Lembong yang datang. Namun, Lembong tidak banyak memberikan keterangan saat masuk ke kompleks istana.

Tak lama kemudian datang dua menteri yakni Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil pada pukul 19.40 WIB.

Menteri yang terakhir dipanggil malam tadi adalah Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut merapat ke Istana sekitar pukul 20.35 WIB.

Pertemuan di Istana Merdeka berakhir pukul 22.00 WIB. Informasi yang didapat, Presiden Jokowi dan Wapres JK telah bersepakat untuk mengganti beberapa menteri. Pengumuman reshuffle akan dilakukan Rabu siang ini.